Muspika Meuraxa Beri Pembinaan Remaja dengan Pola Pengasuhan Agama

Aceh42 Dilihat

Banda Aceh – Sebanyak 15 remaja yang tergabung dalam Komunitas RX King yang pernah melakukan kenakalan remaja kembali dilaksanakan pembinaan oleh Polsek Ulee Lheue dengan pola pengasuhan agama melalui program “Siuroe Ngoen Teungku” (sehari Bersama ustad). Kegiatan dilaksanakan di Meunasah Babul Iman, Gampong Punge Jurong, Kecamatan Meuraxa, Minggu (11/2/2024).

Tausiah keagamaan disampaikan oleh Pimpinan Dayah Karamah Suloh Punge Jurong, Ustadz Aditiya. Diingatkan bahwa masa muda sangat rentan terpengaruh seakan-akan dunia adalah tujuan yang sebenarnya. “Makanya penting bagi remaja mendekatkan diri kepada Allah SWT dan tidak meninggalkan shalat karena shalat menjauhkan dari perbuatan keji dan mungkar,” kata Ustadz Aditiya.

Ustadz Aditiya juga mengingatkan tentang cara bergaul dengan manganalogikan seperti seseorang berteman dengan penjual minyak wangi. “Meski kita tak mampu membeli minimal kebagian wanginya,” kata Ustadz Aitiya sembari mengingatkan agar bergaul dengan orang baik dan saleh.

Kapolsek Ulee Lheue, Iptu Bambang Pelis, S.H., M.H menyebutkan, “tujuan kami di sini adalah untuk perkara akhirat atau perkara yang bisa membawa remaja sekalian dekat kepada Allah SWT dengan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.”

Camat Meuraxa, Mustafa, S.Sos mengapresiasi dan mendukung penuh untuk kegiatan pembinaan seperti ini dan kegiatan serupa lainnya. “Semoga dengan ada pembinaan seperti ini, kejadian demikian tidak terjadi kembali,” harap Mustafa.

Pada kegiatan tersebut turut hadir Camat Meuraxa, Danramil 15/Meuraxa, Kapolsek Ulee Lheue, Waka Polsek Ulee Lheue, Pimpinan Dayah Karamah Suloh Punge Jurong, Keuchik Punge Jurong, Kadus Lorong 4 Punge Jurong, para Kanit Polsek Ulee Lheue, Bhabinkamtibmas Gampong Punge Jurong, Jamaah Majelis Ta’lim Keliling Kota Banda Aceh, personel Koramil 15/Meuraxa dan personel Polsek Ulee Lheue.(Hus/Hz)

Komentar